UJI PROTEIN DAN UMUR SIMPAN FROZEN FOOD MENGGUNAKAN KEMASAN POLYPROPYLENE DAN POLYETHYLENE
DOI:
https://doi.org/10.58184/jfsa.v1i3.71Keywords:
frozen food, konsumen, protein, olypropylene, polyethyleneAbstract
Istilah frozen food ini sudah tidak asing lagi bagi penikmat kuliner. Namun, masih ada yang bertanya apa itu frozen food. Sebenarnya frozen food atau makanan beku adalah makanan yang dibekukan dengan tujuan untuk mengawetkan makanan hingga siap dimakan. Produk frozen food ini juga menjadi salah satu alternatif pilihan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pangan. Produk pangan beku banyak memberikan kepraktisan bagi konsumen. Saat ini produk frozen food sangat bervariasi sehingga menuntut konsumen untuk dapat memilih produk olahan pangan terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung tempe terhadap protein nugget dan penyimpanan terhadap umur simpan produk nugget. Metode penelitian ini dilakukan dengan eksperimen studi desain berbentuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis deskriptif kuantitatif adalah analisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian pada frozen food menggunakan kemasan polypropylene dan polyethylene dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan dari seluruh perlakuan dari tiap kelompok pengemasan dan suhu penyimpanan, dari masing-masing perlakuan menghasilkan kandungan protein yang berbeda nyata.
Downloads
References
Amiruddin, C. (2013). Pembuatan Tepung Wortel (Daucus carrota L) dengan Variasi Suhu Pengering [Skripsi]. Makasar: Program Studi Teknik Pertanian. Universitas Hasanuddin.
Astawan, M. (2015). Kombinasi Kemasan Vakum dan Penyimpanan Dingin untuk Memperpanjang Umur Simpan Tempe Bacem (Combination of Vacuum Packaging and Cold Storage to Prolong the Shelf Life of Tempe Bacem). Jurnal Pangan, 24(2), 125-134. https://doi.org/10.33964/jp.v24i2.27
AQ, A. F., Maflahah, I., & Rahman, A. (2016). Pengaruh jenis pengemas dan lama penyimpanan terhadap mutu produk nugget gembus. Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 10(2), 71-76. https://doi.org/10.21107/agrointek.v10i2.2468
Badan Standarisasi Nasional. (2013). Nugget Ikan. SNI 7758-2013. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Langke, A. M. P. (2019). Pengaruh Penambahan Tepung jagung terhadap sifat organoleptik nugget ayam [Karya Tulis]. Poltekkes Kemenkes Kupang).
Maryam, S. (2017). Mutu sensoris mie tersubstitusi tepung tempe dan ekstrak wortel. In Seminar Nasional Riset Inovatif (pp. 384-390).
Novita, N. (2022). Pelatihan Pembuatan Produk Frozen Food Pada Kelompok Usaha Bersama. Jurnal Pengabdian Kompetitif, 1(1), 9-17.
Prasetiyo, H. B. (2019). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Buku POP-UP terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 1 gondosuli. EDUPROXIMA (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN IPA), 1(2).
Rujiah, R., Ninsix, R., & Hayati, Z. (2013). Pengolahan Nugget Sayur. Jurnal Teknologi Pertanian, 2(1), 35-47. https://doi.org/10.32520/jtp.v2i1.49
Wibowo, A., Hamzah, F., & Johan, V. S. (2014). Pemanfaatan wortel (Daucus carota L.) dalam meningkatkan mutu nugget tempe. Sagu, 13(2), 27-34. http://dx.doi.org/10.31258/sagu.v13i2.2577
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Hafiza Hafiza, Angga Tritiasari, Nurul Nasuha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














1.png)
