Relationship Between Energy and Protein Intake, Physical Activity, and Nutritional Status Among Students at SMP Negeri 10 Surakarta

Authors

  • Chiky Loaren Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Mashithoh Qurrata A’yun Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Dwi Sarbini Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nur Lathifah Mardiyati Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.58184/miki.v4i3.1009

Keywords:

energy intake, protein intake, physical activity, nutritional status, adolescents

Abstract

Changes in food consumption patterns and physical activity habits can lead to nutritional problems among adolescents. Adolescent nutritional status may be influenced by imbalances in energy intake, protein intake, and physical activity. This study aimed to analyze the association between energy intake, protein intake, physical activity, and nutritional status among students of SMPN 10 Surakarta. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 167 students selected using simple random sampling. Energy and protein intake data were collected using a food record method for three consecutive days. Physical activity was measured using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), while nutritional status was assessed based on the BMI-for-age index using the WHO AnthroPlus application. Bivariate analysis was performed using the chi-square test. Most respondents had normal nutritional status (63.5%), good energy intake (53.3%), good protein intake (58.1%), and moderate physical activity (58.1%). The analysis showed a significant association between energy intake and nutritional status (p = 0.005), as well as between physical activity and nutritional status (p = 0.001). However, no significant association was found between protein intake and nutritional status (p = 0.068). Thus, energy intake and physical activity were significantly associated with adolescent nutritional status, whereas protein intake was not significantly associated with nutritional status.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier, S. (2001). Prinsip dasar ilmu gizi. Gramedia Pustaka Utama.

Aulia, N. E., Hardiansyah, A., & Widiastuti. (2022). Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik, dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI), 3(2). https://doi.org/10.57084/jigzi.v3i2.1022

Aulia, N. R. (2021). Peran Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi, Status Gizi, dan Sikap Tentang Gizi Remaja. Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK), 2(2), 31–35. https://doi.org/10.46772/jigk.v2i02.454

Cunningham, K., Ruel, M., Ferguson, E., & Uauy, R. (2015). Women's empowerment and child nutritional status in South Asia: A synthesis of the literature. Maternal & Child Nutrition, 11(1), 1–19. https://doi.org/10.1111/mcn.12125

Direktorat Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat, Direktorat Bina Gizi Masyarakat. (1996). Pedoman analisis dan metode pengukuran konsumsi makanan. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Fatikasari, R., Wahyani, A. D., & Masrikhiyah, R. (2022). Hubungan Asupan Makan dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi Siswa SMKN 1 Kota Tegal. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 1(1), 59–65. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v1i1.210

Hartanti, A., Harwati, R., & Arswinda. (2024). Hubungan Pengetahuan Tentang Nutrisi dengan Status Gizi pada Remaja Putri Kelas VII di SMP N 3 Boyolali. Jurnal Cakrawala Keperawatan, 1(2), 134–145. https://doi.org/10.35872/jck.v1i02.766

Irwanda, M., Suryani, D., Krisnasary, A., & Yandrizal. (2023). Gambaran Asupan Energi, Zat Gizi Makro dan Status Gizi Remaja di SMP N 14 Kota Bengkulu Tahun 2022. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(1), 199–208. http://dx.doi.org/10.37905/aksara.9.1.199-208.2023

Ivan, M., Hidayat, S. M., & Nani, J. S. (2023). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah pada Era Pandemi. Nusantara Hasana Journal, 2(9), 159–176.

Kanah, P. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Pola Konsumsi dengan Status Gizi pada Mahasiswa Kesehatan. Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 203–211. https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.1199

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Kebutuhan Tidur Sesuai Usia. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Tabel Batas Ambang Indeks Massa Tubuh (IMT). Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Khoerunisa, D., & Istianah, I. (2021). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja. Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan, 2(1), 51–61. https://doi.org/10.54771/jakagi.v2i1.236

Krejcie, R. V., & Morgan, D. W. (1970). Determınıng sample sıze for research actıvıtıes. Educational And Psychologıcal Measurement, 30, 607–610. https://doi.org/10.1177/001316447003000308

Maharani, M., & Suryani, D. (2018). Aktivitas Fisik, Pengetahuan Gizi, Asupan Energi, Asupan Serat dan Status Gizi Lebih pada Remaja. Jurnal Media Kesehatan, 10(2), 167–172. https://doi.org/10.33088/jmk.v10i2.341

Muliani, U., Sumardilah, D. S., & Lupiana, M. (2023). Asupan Gizi dan Pengetahuan dengan Status Gizi Remaja Putri. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Maarif Baturaja, 8(1), 35–42. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v8i1.202

Multazami, L. P. (2022). Hubungan Stres, Pola Makan, dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Mahasiswa. Nutrizione: Nutrition Research and Development Journal, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.15294/nutrizione.v2i1.52293

Pantaleon, M. G., Petrika, Y., Zogara, A. U., Desi, D., & Niron, M. (2025). Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Serta Pengetahuan dengan Status Gizi pada Remaja di Kota Kupang. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 6(2), 301–308. https://doi.org/10.30867/gikes.v6i2.2388

Pramono, A., & Sulchan, M. (2014). Kontribusi Makanan Jajan dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja di Kota Semarang. Gizi Indonesia, 37(2), 129–136. https://doi.org/10.36457/gizindo.v37i2.158

Purba, N. P., Kirani, N., Sitepu, A. S. B., Siregar, I. R., Priantono, D., Partisya, N. M., Ulandari, & Ayu, D. (2024). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Remaja MTs Al-Washliyah Desa Celawan Kec. Pantai Cermin Kab. Serdang Bedagai. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 13(1), 72–82. https://doi.org/10.31596/jcu.v13i1.2128

Rahayu, P. S., Suparman, S., Dewi, M., Agung, F., & Hastuti, W. (2022). Asupan Energi, Asupan Protein, Aktivitas Fisik dan Status Gizi pada Remaja Putri di Pondok Pesantren. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), 995–1003. https://doi.org/10.34011/jks.v2i3.888

Rahma, S., Haryana, N. R., Juliarti, J., Sandy, Y. D., & Firmansyah, H. (2024). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Remaja. Nutriology: Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan, 5(2), 72–79. https://doi.org/10.30812/nutriology.v5i2.4298

Rahma, S. F., Ilmi, A. F., & Fadhilah, H. (2023). Determinan Asupan Makan, Aktivitas Fisik, dan Pengetahuan Membaca Label Makanan dengan Kejadian Obesitas pada Usia 15–64 Tahun. MAP (Midwifery and Public Health) Journal, 3(2), 128–139. https://doi.org/10.52031/map.v3i2.671

Ristanti, I. K., Nafies, D. A. A., Prasiwi, N. W., & Lailiyah, E. J. (2024). Hubungan Asupan Protein dengan Status Gizi pada Remaja Putri di Pondok Pesantren, Kabupaten Tuban. Jurnal Mitra Kesehatan, 6(2), 139–147. https://doi.org/10.47522/jmk.v6i2.297

Safitri, D. E., Fitri, Z. E., & Lestari, W. A. (2022). Densitas Energi Konsumsi dan Densitas Asupan Protein Berhubungan dengan Status Gizi Anak Usia Sekolah. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2(2), 95–102. https://doi.org/10.24853/mjnf.2.2.95-102

Thene, A. F., Jutomo, L., & Oematan, G. T. S. (2023). Hubungan Asupan Protein dengan Status Gizi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas I Kupang. Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan, 12(1), 48–57. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v12i1.229

UNICEF Indonesia. (2010). Penuntun hidup sehat (Edisi ke-4). Pusat Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Utami, J. R. P. A., Shifa, N. A., & Rukiah, N. (2024). Hubungan kebiasaan makan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada remaja tahun 2024. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(2), 46–56. https://doi.org/10.62383/vimed.v1i2.112

World Health Organization. (2018). Guideline: Implementing effective actions for improving adolescent nutrition. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241513708

World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128

Published

2026-09-30

How to Cite

Loaren, C., A’yun, M. Q., Sarbini, D., & Mardiyati, N. L. (2026). Relationship Between Energy and Protein Intake, Physical Activity, and Nutritional Status Among Students at SMP Negeri 10 Surakarta. Media Ilmiah Kesehatan Indonesia, 4(3), 177–186. https://doi.org/10.58184/miki.v4i3.1009

Issue

Section

Research Articles