KUALITAS HIDUP DOMAIN KESEHATAN PSIKOLOGIS PENDERITA STROKE: STUDI CROSS SECTIONAL DI KOTA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.58184/miki.v2i2.302Keywords:
kualitas hidup, psikologis, strokAbstract
Stroke di Asia merupakan penyakit yang menimbulkan masalah serius. Hal ini mengingat jumlah penduduk benua Asia yang mencapai 60% dari penduduk dunia. Stroke mempunyai angka kesakitan, kematian dan kelompok umur yang berbeda-beda, sehingga masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan memengaruhi kualitas hidup meliputi kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial, serta lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kualitas hidup penderita strok pada domain kesehatan psikologis. Desain penelitian cross sectional. Besar sampel penelitian sebanyak 145. Studi ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Kota Makassar selama dua bulan, dari 27 Januari hingga 14 Maret 2022. WHOQOL-BREF, Peringkat Stres Persepsi (PSS), dan Kuesioner Dukungan Keluarga adalah instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-kuadrat digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur (p=0,117), jenis kelamin (p=0,202), lama menderita penyakit (p=0,827), tingkat stres (p=0,647), dan dukungan keluarga (p=0,878) tidak memiliki hubungan dengan kualitas hidup domain kesehatan psikologis pada penderita strok. Studi ini menemukan bahwa faktor-faktor yang mepengaruhi kualitas hidup individu yang menderita strok di bidang kesehatan psikologis termasuk status pekerjaan mereka, tingkat pendidikan mereka, dan penyakit penyerta (komorbid).
Downloads
References
Bustan, M. N. (2015). Manajemen Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta, Rineka Cipta.
Centers for Disease Control and Prevention. (2017). Problem: Stroke deaths have stopped declining. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) National center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion. https://www.cdc.gov/vitalsigns/pdf/2017-09-vitalsigns.pdf
Chang, W. H. (2016). Return to work after stroke: The kosco study. Journal of Rehabilitation Medicine, 48(3), 273–279. https://doi.org/10.2340/16501977-2053
Erlina, R. (2014). Pengaruh dukungan keluarga terhadap tingkat kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari pada lansia pasca stroke non hemoragik di poliklinik neurologi di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukit Tinggi. Tidak dipublikasikan.
Jeon, N. E., Kwon, K. M., Kim, Y. H., & Lee, J. S. (2017). The factors associated with health-related quality of life in stroke survivors age 40 and older. Annals of Rehabilitation Medicine, 41(5), 743–752. https://doi.org/10.5535/arm.2017.41.5.743
Jeong, B. O., Kang, H. J., Bae, K. Y., Kim, S. W., Kim, J. M., Shin, I. S., Kim, J. T., Park, M. S., Cho, K. H., & Yoon, J. S. (2012). Determinants of quality of life in the acute stage following stroke. Psychiatry Investigation, 9(2), 127–133. https://doi.org/10.4306/pi.2012.9.2.127
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018 (Vol. 53, Issue 9). Kemenkes RI.
Marbun, A. S., Juanita, & Ariani, Y. (2016). Hubungan antara stres dan gaya hidup dengan kualitas hidup pasien stroke. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 3(1 ), 1–10.
Nichols-Larsen, D. S., Clark, Zeringue, A., Greenspan, A., & Blanton, S. (2005). Factors Influencing Stroke Survivors’ Quality of Life During Subacute Recovery. Stroke, 1(7), 1480–1484. https://doi.org/https://doi.org/10.1161/01.STR.0000170706.13595.4f
Paul, S. L., Sturm, J. W., Dewey, H. M., Donnan, G. A., Macdonell, R. A. L., & Thrift, A. G. (2005). Long-term outcome in the North East Melbourne stroke incidence study: Predictors of quality of life at 5 years after stroke. Stroke, 36(10), 2082–2086. https://doi.org/10.1161/01.STR.0000183621.32045.31
Pienimaki, T. (2014). Factor, Complications, and Health-Related Quality of Life Associated with Diabetes Mellitus Developed After Midlife in Men. Universitatis Ouluensis.
Rachmania, N., Sholihat, N. K., & Utami, E. D. (2020). Hubungan Karakteristik Pasien dengan Kepatuhan Minum Obat dan Kualitas Hidup Pasien Rawat Jalan Strok Iskemik di RSUD Banyumas. Acta Pharmaciae Indonesia : Acta Pharm Indo, 8(1), 16. https://doi.org/10.20884/1.api.2020.8.1.2359
Singhpoo, K., Charerntanyarak, L., Ngamroop, R., Hadee, N., Chantachume, W., Lekbunyasin, O., Sawanyawisuth, K., & Tiamkao, S. (2012). Factors related to quality of life of stroke survivors. Journal of Stroke and Cerebrovascular Diseases, 21(8), 776–781. https://doi.org/10.1016/j.jstrokecerebrovasdis.2011.04.005
Venketasubramanian, N., Yoon, B. W., Pandian, J., & Navarro, J. C. (2017). Stroke epidemiology in south, east, and south-east asia: A review. Journal of Stroke, 19(3), 286–294. https://doi.org/10.5853/jos.2017.00234
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Viky Indra Mahendra B, Firman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













1.png)
