FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HARD CANDY DAUN GAHARU SEBAGAI PRODUK HERBAL UNTUK PEROKOK AKTIF DAN PASIF

Authors

  • Nazila Politeknik Negeri Sambas
  • Hidayat Asta Politeknik Negeri Sambas
  • Nur Upik Salwati Politeknik Negeri Sambas

DOI:

https://doi.org/10.58184/miki.v1i1.60

Keywords:

antioksidan, Garahu, permen, perokok

Abstract

Hard candy daun Garahu adalah permen keras yang mengandung ekstrak daun Garahu. Hard candy daun Garahu adalah inovasi dalam suatu pengembangan produk turunan gaharu berbasis segmen pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu organoleptik dan mengetahui aktivitas antioksidan permen keras daun Gaharu (Aquilaria malacenis Lamk) asal Sambas yang berpotensi menjadi produk herbal bagi perokok aktif dan pasif. Analisis data penelitian ini pada uji aktivitas antioksidan, yaitu secara deskriptif, dan pada uji organoleptik, yaitu analisis data dengan Analysis of variance (ANOVA). Hasil pengujian aktivitas antioksidan  pada permen keras  daun gaharu  diklasifikasikan sangat kuat pada perlakuan FHCDG2 dengan nilai  22,84  mg/L dan perlakuan FHCDG3 dengan nilai 33,87 mg/L, sedangkan  pada perlakuan FHCDG1  masih relatif kuat dengan nilai 53,05 mg/L. Parameter penyematan  formulasi permen  keras daun gaharu terdiri dari warna, aroma, rasa, tekstur. Hasil penelitian uji organoleptik 3 perlakuan panelis perokok aktif dan perokok pasif merupakan skor tertinggi yang terdapat pada perlakuan FHCDG2  dengan nilai 5,78 (perokok aktif) dan 5,88 (perokok pasif) aroma 5,5 (perokok aktif) dan 5,46 (perokok pasif), perokok pasif 5,98 (perokok aktif) dan 5,8 (perokok pasif), serta tekstur 5,62 (perokok aktif) dan 5,78 (perokok pasif).

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nazila, Politeknik Negeri Sambas

Program Studi D4 Agroindustri Pangan

Hidayat Asta, Politeknik Negeri Sambas

Program Studi D4 Agroindustri Pangan

Nur Upik Salwati, Politeknik Negeri Sambas

Program Studi D4 Agroindustri Pangan

References

Apriyantono. (2000). Analisis Kimia. Bogor, IPB Press.

Asta, H. (2018). Proses Produksi Tepung Daun Gaharu yang Berkorelasi dengan Standar Halal. Halalan Thayyiban: Jurnal Kajian Manajemen Halal dan Pariwisata Syariah (Journal of Halal Management, Sharia Tourism and Hospitality Studies), 1(1), 1-10.

Indriaty, F., & Riset, B. (2014). Pengaruh variasi penambahan sari buah sirsak terhadap mutu kembang gula keras. Jurnal Penelitian Teknologi Industri, 6(2), 71-82.

Hadi, A., & Siratunnisak, N. (2016). Pengaruh penambahan bubuk coklat terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik minuman instan bekatul. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 1(2), 121-129.

Hani, R. C., & Milanda, T. (2016). Review: Manfaat Antioksidan Pada Tanaman Buah di Indonesia. Farmaka, 14(1), 184–190.

Janah, M., & Martini, S. (2017). Hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian prehipertensi relationship between secondhand smoke and prehypertension. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 3(2), 131-144. http://dx.doi.org/10.29241/jmk.v3i1.75

Khairunnisa, N. (2017). Uji aktivitas antioksidan pada ekstrak daun zaitun (olea europaea l.) menggunakan pelarut air dengan metode DPPH (Skripsi). UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository.

Muawanah, A., Djajanegara, I., Sa’duddin, A., & Sukandar, D. (2012). Penggunaan bunga kecombrang (Etlingera elatior) dalam proses formulasi permen jelly. Jurnal valensi, 2(4), 526-523.

Pratopo, L. H., & Thoriq, A. (2020). Strategi Pengembangan Model Bisnis Teh Gaharu CV. Barokah Access, Sambas, Kalimantan Barat. Agrimor, 5(3), 48-52. https://doi.org/10.32938/ag.v5i3.1063

Putri, M. P. (2015). Analisis Kadar Vitamin C Pada Buah Nanas Segar Dan Buah Nanas Segar Dan Nanas Kaleng Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Wiyata, 2(1), 34-38.

Pratiwi, S. R., Lorensia, A., & Suryadinata, R. V. (2018). Asupan Vitamin C dan E dengan SQ-FFQ terhadap Fungsi Paru Perokok dan Non-Perokok. Jurnal MKMI (Media Kesehatan Masyarakat Indonesia), 14(2), 101-107. https://doi.org/10.30597/mkmi.v14i2.3998

Rahmi, H. (2017). Aktivitas Antioksidan dari Berbagai Sumber Buah-buahan di Indonesia. Jurnal Agrotek Indonesia, 2(1), 34-38. https://doi.org/10.33661/jai.v2i1.721

Sayuti, K. & Yenrina, R., (2015). Antioksidan. Alami dan Sintetik. Cetakan I. Padang, University Andalas Press.

Shao, Y., Xu, F., Sun, X., Bao, J., & Beta, T. (2014). Identification and quantification of phenolic acids and anthocyanins as antioxidants in bran, embryo and endosperm of white, red and black rice kernels (Oryza sativa L.). Journal of Cereal Science, 59(2), 211-218.

Silaban, S. (2013). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk) [Skripsi]. USU Press. Medan.

Suryana, S., & Prasetiawati, R. (2017). Antimicrobial and Antioxidan Activities of Ethanol Extract of Roots and Agarwood Branch (Aquilaria moluccensis Oken.). Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 8(1), 1-20.

Winarno, F.G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Published

2023-05-21

How to Cite

Nazila, N., Asta, H., & Salwati, N. U. (2023). FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HARD CANDY DAUN GAHARU SEBAGAI PRODUK HERBAL UNTUK PEROKOK AKTIF DAN PASIF. Media Ilmiah Kesehatan Indonesia, 1(1), 16–23. https://doi.org/10.58184/miki.v1i1.60

Issue

Section

Research Articles