Pengaruh Penambahan Vitamin A Pada Bahan Pangan: Studi Pustaka
Keywords:
bahan pangan, fortifikasi, nilai gizi, vitamin AAbstract
Penelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan vitamin A pada berbagai jenis bahan pangan melalui pendekatan fortifikasi. Data yang dianalisis berasal dari tiga studi berbeda, yaitu penambahan vitamin A pada tepung ubi kayu, minyak kelapa murni (VCO), dan nuget ikan gabus. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan kadar vitamin A yang signifikan seiring peningkatan level perlakuan fortifikasi. Pada tepung ubi kayu, kadar vitamin A meningkat dari 6,13 µg (kontrol) menjadi 14,66 µg pada perlakuan maksimal. Minyak VCO menunjukkan peningkatan dari 0,00 µg menjadi 16,03 µg, sedangkan nuget ikan gabus mengalami peningkatan paling tinggi, dari 0,00 µg menjadi 241,34 µg. Perbedaan peningkatan ini dipengaruhi oleh karakteristik bahan pangan, terutama kandungan lemak dan protein, yang berperan penting dalam mengikat dan mempertahankan stabilitas vitamin A. Kajian ini memperkuat bahwa fortifikasi vitamin A merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kualitas gizi bahan pangan, dan efektivitasnya sangat bergantung pada jenis media makanan yang digunakan.
Downloads
References
Allen, L., de Benoist, B., Dary, O., & Hurrell, R. (2006). Guidelines on food fortification with micronutrients. World Health Organization & Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Ardi, I. H. (2020). Kajian Mie Kering Berbahan Dasar Tepung Mocaf dan Sawi Hijau terhadap Sifat Fisiko Kimia dan Organoleptik [Skripsi, Universitas Semarang]. Repository Universitas Semarang.
Asterini, W., Sugiyono, S., Hoerudin, H., & Prangdimurti, E. (2019). Pengaruh Fortifikasi Vitamin A dan Zat Besi Terenkapsulasi pada Tepung Ubi Kayu dan Aplikasinya pada Pembuatan Flakes. agriTECH, 38(4), 424–432. https://doi.org/10.22146/agritech.10508
Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2020). Petunjuk Teknis Fortifikasi Pangan. Jakarta: BPOM.
De Moura, F. F., Palmer, A. C., Finkelstein, J. L., Haas, J. D., Murray-Kolb, L. E., Wenger, M. J., Birol, E., Boy, E., & Peña-Rosas, J. P. (2014). Are biofortified staple food crops improving vitamin A and iron status in women and children? New evidence from efficacy trials. Advances in Nutrition, 5(5), 568–570. https://doi.org/10.3945/an.114.006627
Estien, & Nursyanti. (2006). Analisis kandungan vitamin A menggunakan spektrofotometri dengan detektor UV-Vis. Jurnal Kimia Terapan, 12(2), 45–52.
Mannar, M. V., & Hurrell, R. F. (Eds.). (2018). Food fortification in a globalized world. Academic Press.
Martianto, D., Marliyati, S, A., & Arafah, A, A.. (2009). Retensi Vitamin A pada Minyak Goreng Curah yang Difortifikasi vitamin A dan Produk Gorengannya. J. Teknol dan Industri Pangan, 20(2), 83–89.
Mayo-Wilson, E., Imdad, A., Herzer, K., Yakoob, M. Y., & Bhutta, Z. A. (2011). Vitamin A supplements for preventing mortality, illness, and blindness in children aged under 5: Systematic review and meta-analysis. BMJ, 343, d5094. https://doi.org/10.1136/bmj.d5094
Sitorus, A. P., Ansharullah, A., & Sadimantara, M. S. (2024). Kualitas Virgin Coconut Oil (VCO) yang Difortifikasi Vitamin A . Jurnal Riset Pangan (JRP), 2(2), 107–144.
Wulandari, D. E., & Ulilalbab, A. (2023). Pengaruh penambahan wortel terhadap kandungan vitamin a dan daya terima nugget ikan gabus (Channa striata). INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(2), 298–306. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i2.1794
Yazid, E & Nursanti, L. (2006). Penuntun Praktikum Biokimia Untuk Mahasiswa Analis. C.V Andi Offset; Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salfiana, Muhammad Darul Arqam, Muhammad Ilham

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














1.png)
